Ekonomi

Wall Street Angkat Pasar Saham Asia, IHSG Lanjut Menguat

KONTAK PERKASA FUTURES – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatannya pada awal perdagangan hari ini, Rabu (17/10/2018).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat 0,61% atau 35,28 poin ke level 5.836,09 pada pukul 09.31 WIB, setelah dibuka naik 0,56% atau 32,44 poin di level 5.833,25.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak pada level 5.819,17 – 5.847,14. Adapun pada perdagangan Selasa (16/10), IHSG sukses membukukan rebound bahkan berakhir dengan kenaikan lebih dari 1% di posisi 5.800,82.

Seluruh sembilan indeks sektoral IHSG pagi ini bergerak di zona hijau dengan support utama sektor infrastruktur (+1,40%), tambang (+1,22%), dan industri dasar (+1,03%).

Sebanyak 214 saham menguat, 61 saham melemah, dan 335 saham stagnan dari 610 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang masing-masing naik 1,67% dan 1,06% menjadi pendorong utama.

Binaartha Sekuritas memproyeksikan pergerakan IHSG akan kembali menguat pascaditutup naik signifikan pada perdagangan kemarin.

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan terlihat pola long white closing marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.746,611 hingga 5.692,406.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5.827,919 hingga 5.855,022. Berdasarkan indikator, MACD berada di area negatif, sedangkan Stochastic dan RSI berada di area netral.

Sejalan dengan IHSG, pergerakan indeks Bisnis 27 lanjut naik 0,57% atau 2,92 poin ke level 511,26 pada pukul 09.32 WIB, setelah rebound dan berakhir dengan pengauatan 1,70% atau 8,49 poin di posisi 508,34.

Indeks saham lainnya di kawasan Asia mayoritas juga bergerak positif pagi ini, dengan indeks FTSE Straits Time Singapura (+1,63%), indeks FTSE Malay KLCI (+0,15%), dan indeks PSEi Filipina (+1,41%).

Sementara itu, indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang masing-masing menguat 1,48% dan 1,54%, indeks Kospi Korea Selatan naik 1,40%, sedangkan indeks Shanghai Composite dan CSI 300 China masing-masing naik 0,45% dan 0,32%.

Dilansir Reuters, pasar ekuitas Asia mendapat sedikit bantuan dari laporan keuangan di Amerika Serikat (AS) yang mendorong rebound bursa Wall Street pada perdagangan Selasa (17/10) serta membantu memulihkan sedikit kepercayaan dalam pasar saham dan mata uang emerging market.

Bursa saham AS melonjak lebih dari 2% pada akhir perdagangan Selasa, menyusul laporan keuangan yang optimistis dari perusahaan-perusahaan besar termasuk UnitedHealth dan Goldman Sachs, dan data ekonomi yang solid.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 547,87 poin atau 2,17% di level 25.798,42, sedangkan indeks Standard & Poor’s 500 menguat 59,13 poin atau 2,15% di 2.809,92 dan Nasdaq Composite naik 214,75 poin atau 2,89% di 7.645,49.

Tiga indeks utama Wall Street tersebut mencatat persentase kenaikan satu hari terbesar sejak Maret 2018, didorong oleh sektor teknologi yang menguat 3,0%, sementara sektor kesehatan naik 2,9%.

Saham-saham yang menguat pada awal perdagangan:

BBRI

+1,67%

TLKM

+1,06%

GGRM

+1,84%

MAYA

+7,08%

Saham-saham yang melemah pada awal perdagangan:

BBCA

-0,83%

UNVR

-1,04%

HMSP

-0,78%

CPIN

-1,92%

Sumber: Bloomberg

Source

Show More

Retno Wulandari

administrator di situs jateng.info dan juga sebagai founder Pratama Digital Network

Tinggalkan Balasan

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
%d blogger menyukai ini: